Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan BUMDes dan Desa Wisata Tenjolaya, melalui penguatan keterampilan social media marketing dan peningkatan kualitas layanan (service quality). Desa Tenjolaya memiliki potensi wisata alam dan budayayang besar, Namun, pengelolaan destinasi wisata masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pemasaran digital dan kualitas layanan, yang menyebabkan potensi wisata belum tergarap secara optimal. Kegiatan ini melibatkan masyarakat secara aktif dalam pelatihan, pendampingan, dan pengembangan strategi pemasaran serta layananwisata. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini bersifat partisipatif, meliputi pelatihan intensif tentang social media marketing, workshop peningkatan kualitas layanan, pendampingan berkelanjutan, dan pembentukan tim pengelola media sosial dan layanan wisata. Pelatihan difokuskan pada pemanfaatan platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk promosi wisata, sementara workshop bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memberikan layanan prima kepada wisatawan. Pendampingan dilakukan secara intensif untuk memastikan implementasi strategi yang
efektif dan berkelanjutan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan jumlah kunjungan wisatawan melalui promosi digital yang efektif, peningkatan kepuasan wisatawan melalui layanan yang berkualitas, serta pemberdayaan masyarakat dalam mengelola potensi wisata secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kinerja BUMDes dan desa wisata, tetapi juga memberdayakan masyarakat agar dapat mandiri dalam mengelola potensi wisata yang
dimiliki. Melalui pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Tenjolaya.
Summarize this content to 100 words [matched_content]
source



