Career Education TelUtizen Video

Sosialisasi Protokol Kesehatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

0
Please log in or register to do it.



Kita semua perlu bersiap menghadapi era New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah masa Pandemic Covid-19. Kebiasaan yang sebelumnya jarang kita lakukan, saat ini harus kita lakukan untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19.

Berikut merupakan cuplikan video untuk #TelUtizen dan masyarakat umum tentang bagaimana kita menerapkan Adaptasi Kehidupan Baru pada masa pandemic Covid-19. Semoga bermanfaat dan selalu jaga kebersihan dan kesehatan.

Temukan informasi lainnya melalui:
– Instagram: https://www.instagram.com/telkomunive
– Twitter: https://twitter.com/TelUniversity
– Facebook: https://www.facebook.com/telkomuniver
– LinkedIn: https://www.linkedin.com/school/telko

Website:
https://telkomuniversity.ac.id/

#telkomuniversity #kampusswastaterbaik

source

Are You Ready for the New Normal By Lintasarta
Alumni Gathering Sharing MNC Group Jakarta & Bandung

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GIF

  1. Mana sampelvirus-Covid19 kalian yang sudah melewati Proses-Pemurnian? Mana tulisan-ilmiah kalian tentang bagaimana proses-pemurnian itu dilakukan? Kok nggak-punya tapi berani pura-pura tauk tentang penyakit-Corona? Kapan kalian bikin penelitian dengan sampelvirus-Covid19 yang asli? Sampel tempe-bongkrek yang kalian pake kaleee…….
    Wong boss/tuhan kalian saja (WHO) itu bahkan sudah ketanggor bohong dan ketanggor SENGAJA PALSUKAN SAMPELVIRUS-COVID19 kok.
    Corona itu bukan wabah/pandemic kok. Biasa saja. Corona ini infodemic alias penipuan-massal oleh IDI, mediapers-mainstream dan politikus/pejabat-kotor.

    Duileee…. yang mau jadi wakil-Zionis(Illuminati) buat perbudakan-NWO dan memperbudak rakyat-Indonesia segitu-banget sich: "Maju-sebarhoaxtipuan terus pantang-mundur". Padahal kalo gua liatin itu muka-kalian udah keliatan kayak pantat loch itu sangking kalian nggak-taukmalu nya.

    Kalo sampelvirus juga kalian nggak-punya, berarti alat-test kalian juga SEMUANYA SENGAJA KALIAN BIKIN NGACO khan….. Biar terkesan SEOLAH KORBAN-COVID19 itu banyak padahal sakit-panu pun kalau perlu dijadikan korban-Covid19 juga. Pokok nya: "APAPUN PENYAKIT NYA, JADIKAN MEREKA KORBAN-COVID19". Gitu khan…

    Kalo meninggal misalnya karena penyakit-jantung, mbokya jujur dibilang "MENINGGAL KARENA JANTUNG (bukan karena Covid19). Lach kok dijadikan korban-Covid19 gitu sich…
    Mbokya ngomong saja terus-terang kalo itu pasien sebenarnya meninggal karena Komorbid (bukan karena Corona/Covid19).

    Lagian kalo nggak-punya sampelvirus-murni, boro-boro bisa bikin vaksin….wong bikin penelitian tentang Corona saja nggak-bisa kok.
    Selama ini yang kalian bicarakan tentang Covid19 dan korban-terinfeksi nya jelas-jelas cuman karangan-belaka doank kok.

    Vaksin-Covid19 itu isi nya adalah: "Virus-Covid19 yang sudah dilemahkan khan", padahal kalian nggak-punya sampelvirus-Covid19 yang sudah melewati proses-pemurnian gitu kok.
    Trus vaksin kalian itu isi nya apa yach? Cendol-Dawet kah? Hueheheheh…

    Coba kalian contek caranya Ibu Siti-Fadilah selesaikan/tangani vlrus-fluburung dahulu-kala itu dech. Pasti Indonesia bebas-Corona:
    1.Nggak-ada lagi rakyat-kecil bangkrut dan kelaparan lagi;
    2. Nggak-ada ibu-ibu keguguran;
    3. Nggak-ada orang yang meninggal karena ditakut-takutin Corona (Skizofrenia);
    4. Nggak-ada lagi rakyat yang diperas musti bayar denda-ini dan denda-itu;
    5. Nggak-ada rakyat disuruh sedot gas CO2 nya sendiri gara-gara musti pake masker segala;
    6. Sekolahan lancar dan bisa tatap-muka, generasi-muda nggak-jadi bodoh seperti sekarang;
    7. Busway, masjid, dll bisa muat-penuh lagi dan segala-macam unefficiency+uneffectiveness bisa dihindari;
    8. dan masih banyak-banget kerugian lainnya bisa dihindari.
    ……
    Kami rakyat-Indonesia menolak New-Normal, kami rakyat-Indonesia cuman mau yang Normal-Normal saja…!!!
    Kami rakyat-Indonesia juga adakan transaksi-alternatif dengan dinar+dirham sebagai jalankeluar-mandiri(bertahanhidup dan penjuangkan masadepan anak-anak kita) dari krisis-ekonomi buatan pemerintah-ZionisIndonesia atas perintah Zionis/Illuminati/penyembahsetan dengan sandiwara-Corona nya ini. Bertransaksi dengan dinar+dirham itu hak-asasi kita sebagai manusia. Kalau mereka melarang dan penjarakan kita cuman gara-gara kita juga bertransaksi dengan dinar+dirham(selain juga dengan Rupiah), berarti mereka lach yang radikal/teroris/intolerant. Kalau mereka melarang dan penjarakan kita cuman gara-gara kita juga bertransaksi dengan dinar+dirham(selain juga dengan Rupiah), berarti harus kita lawan. Mereka yang melarang kita pakai dinar+dirham adalah antek-Illuminati(Zionis) penyembah-setan. KITA LAWAN MEREKA…!!!
    Kita (rakyat-Indonesia) juga bangun-sendiri perekonomian(+industri+tani+ternak) secara kerakyatan (bottom-up: Sedari Bawah menunu Atas).

    NKRI dan Pancasila kita memang sedang dirampokin Zionis/Illuminati/Neokolim dan sandiwara-Corona ini adalah alat untuk menjerumuskan rakyat-Indonesia ke dalam jurang-perbudakan/perampokan oleh NWO (New-World-Order / Novus-Ordo-Seclorum). Tambang sudah semuanya di-sita Zionis(Illuminati) dan beberapa-pulau juga sudah mulai disita gitu kok (Pulau Komodo, dll).
    ……
    Jadi uang-rakyat Rp.90Milyar itu dipake bukan untuk melindungi rakyat-Indonesia melainkan justru untuk membiayai kegiatan penipuan/perbudakan terhadap rakyat-Indonesia. Jadi 90M itu justru untuk membiayai misi menjerumuskan rakyat-Indonesia ke dalam jurang-perbudakanNWO seperti ini toooo….
    Padahal duit segede itu didapatkan dengan cara "Berhutang kepada World-Bank(YahudiZionis/Illuminati)" dan harus dibayar oleh rakyat-Indonesia dalam bentuk pajak. Jadi rakyat-Indonesia dibikin: "Membiayai kegiatan untuk membahayakan/menyusahkan rakyat-Indonesia sendiri".
    ………
    Kita perjuangkan menghukummati IDI dan mediapers-mainstream (KompasTV, MetroTV, CNBC, CNN dll) atas kejahatan sandiwara-Corona ini.
    ………
    ……
    Baca penjelasan-lengkapnya beserta bukti+fakta nya dibawah itu
    :::::
    :::::
    :::::
    ..:::::..
    ':::::'
    ':`
    https://rakyat.monster/proxy-berita-dan-artikel/tolak-new-normal-cukup-yang-normal-normal-saja/
    :::::
    :::::
    :::::
    ..:::::..
    ':::::'
    ':`
    https://rakyat.monster/proxy-berita-dan-artikel/salah-satu-kelanjutantarget-dari-sandiwara-corona-mengganti-semua-agama-dengan-1-agama-penyembahan-setan-agama-nwo/